Apakah Nilai TKA Bisa Digunakan untuk Melamar Kerja? Ini Faktanya

Mediascanter.id – Seorang siswa SMK baru saja mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). Setelah keluar dari ruang ujian, ia berbincang dengan temannya yang berencana langsung bekerja setelah lulus.
“Kalau nilai TKA-ku bagus, Apakah Nilai TKA Bisa Digunakan untuk Melamar Kerja?” tanyanya.
Pertanyaan itu mungkin terdengar sederhana, tetapi cukup banyak siswa yang memiliki rasa penasaran serupa. Terlebih lagi, TKA menjadi salah satu asesmen yang mulai dikenal luas sehingga muncul berbagai asumsi mengenai manfaat hasil tes tersebut.
Lalu, apakah nilai TKA bisa digunakan untuk melamar kerja? Mari kita pahami jawabannya berdasarkan fungsi TKA dan proses rekrutmen yang umumnya berlaku.
Kenapa Muncul Anggapan Seperti Ini?
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan semakin memperhatikan kemampuan akademik dan kompetensi calon karyawan. Di sisi lain, pemerintah juga menghadirkan berbagai bentuk asesmen pendidikan untuk mengukur kemampuan peserta didik.
Karena sama-sama berkaitan dengan kemampuan seseorang, tidak sedikit yang menganggap hasil TKA akan otomatis menjadi dokumen pendukung saat melamar pekerjaan.
Padahal, proses pendidikan dan proses rekrutmen memiliki tujuan yang berbeda. Memahami perbedaan ini akan membantumu melihat posisi TKA secara lebih tepat.
Apa yang Diukur dalam TKA?
Tes Kemampuan Akademik bertujuan mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu.
Artinya, hasil TKA memberikan gambaran mengenai kemampuan akademik seseorang berdasarkan materi yang diujikan.
Kalau kamu belum membaca pembahasan lengkapnya, artikel Tes Kemampuan Akademik (TKA): Pengertian, Tujuan, Materi, dan Perbedaannya dengan ANBK dapat membantu memahami tujuan serta ruang lingkup pelaksanaan TKA.
Dengan mengetahui fungsi awalnya, kamu akan lebih mudah memahami bagaimana hasil TKA ditempatkan dalam konteks pendidikan.
Apakah Perusahaan Meminta Nilai TKA?
Hingga saat ini, tidak ada ketentuan umum yang mewajibkan pelamar kerja melampirkan hasil TKA saat mengikuti proses rekrutmen.
Pada umumnya, perusahaan memiliki persyaratan masing-masing sesuai kebutuhan posisi yang dibuka.
Sebagai contoh, perusahaan dapat meminta dokumen seperti:
- ijazah;
- transkrip nilai (apabila diperlukan);
- sertifikat kompetensi;
- portofolio;
- sertifikat pelatihan.
Persyaratan tersebut berbeda-beda sehingga pelamar perlu membaca informasi lowongan secara saksama.
Kalau suatu saat terdapat kebijakan baru yang melibatkan hasil TKA dalam proses tertentu, informasi tersebut tentu akan diumumkan secara resmi oleh instansi terkait.
Lalu, Apakah TKA Tetap Bermanfaat?
Tentu. Walaupun hasil TKA bukan persyaratan umum dalam proses melamar kerja, persiapan menghadapi tes ini tetap memberikan manfaat.
Saat belajar untuk TKA, kamu melatih berbagai kemampuan penting, seperti memahami informasi, berpikir logis, menyelesaikan masalah, dan menganalisis soal.
Kemampuan tersebut juga dibutuhkan ketika mengikuti psikotes, tes potensi, maupun proses seleksi kerja yang diselenggarakan banyak perusahaan.
Dengan kata lain, manfaat terbesar TKA tidak hanya terletak pada hasil akhirnya, tetapi juga pada proses belajar yang membentuk kemampuan akademik.
Kalau Ingin Langsung Bekerja Setelah Lulus, Apa yang Sebaiknya Dipersiapkan?
Bagi siswa yang berencana memasuki dunia kerja, persiapan tidak cukup hanya berfokus pada nilai akademik.
Ada beberapa hal lain yang juga layak diperhatikan.
Misalnya, mulai menyusun CV, mengikuti pelatihan yang relevan, mengembangkan kemampuan komunikasi, dan memperbanyak pengalaman melalui kegiatan sekolah atau praktik kerja lapangan.
Semua pengalaman tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika mengikuti proses rekrutmen. Dengan bekal akademik yang baik serta keterampilan pendukung, peluang untuk beradaptasi di dunia kerja pun akan semakin besar.
Cari Informasi dari Sumber yang Kredibel
Saat membaca informasi mengenai TKA atau proses rekrutmen, pastikan sumbernya dapat dipercaya.
Kalau pembahasannya berkaitan dengan kebijakan pendidikan, rujukan terbaik tetap berasal dari dokumen atau siaran resmi pemerintah.
Sementara itu, untuk memahami informasi seputar dunia kerja, kamu juga dapat membaca berbagai panduan karier yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui portal resminya.
Referensi:
Fokus pada Kemampuan yang Bisa Terus Berkembang
Nilai memang menjadi salah satu hasil dari proses belajar. Namun, kemampuan yang kamu bangun selama mempersiapkan TKA akan memberikan manfaat yang jauh lebih panjang.
Kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, bekerja secara teliti, dan menyelesaikan masalah akan tetap berguna, baik ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Karena itu, jangan melihat TKA hanya sebagai sebuah tes.
Anggaplah proses belajar ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang akan terus kamu gunakan pada berbagai tahap kehidupan berikutnya.